Senin, 30 September 2019

makalah sarana dan prasarana laboratorium


Makalah
Pengelolaan Laboratorium
Disusun oleh :
M. AL FADHIL
AMINATUSSA’ADAH
FARADILLA HANDAYANI
NABILA EKA WIJAYA

Dosen mata kuliah :
Wawan Kurniawan, S.Si., M.Cs

Mata kuliah : PENGELOLAAN LABORATORIUM
FKIP-PEND.FISIKA UNIVERSITAS JAMBI Tahun 2018

KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena denga rahmat-Nya, saya sebagai penyusun dapat menyelesaikan pembuatan Karya Tulis Sederhana ini dengan baik untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pengelolaan laboratorium. Kami berharap makalah ini dapat menambah pengetahuan tentang pengelolaan laboratorium khususnya tentang pengelolaan laboratorium fisika dan komputer.

        Penyusun menyadari masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan dalam menyusun makalah ini. Karena itu, kami mengharapkan kritikan dan saran dari pembaca untuk meningkatkan kemampuan penyusun dalam membuat makalah.


                                                                                                                                         Penyusun,














DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………   1
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………. .  2
DAFTAR ISI………………………………………………………………….…………………. 3
BAB I      PENDAHULUAN………………………………………………………………....  …4
Latar Belakang…………………………………………………………………………............... 4
Rumusan Masalah………………………………………………………………………............. 4
Tujuan Pembahasan....................................................................................................................... 4
BAB II     PEMBAHASAN……………………………………………………………………...  5
Laboratorium……………………………………………………………………………………..  5
Pengelolaan Laboratorium…………....………………………………………………………….  5
Sarana dan Prasarana Laboratorium.................................……………………………………….  6
BAB III     PENUTUP……………………………………………................................... ….  15













BAB I PENDAHULUAN
A.       LATAR BELAKANG
   Dalam sistem pendidikan sekarang, peserta didik dipacu dan dilatih untukmengembangkan ketrampilan ilmiah seperti mencari, mengumpulkan, mengamati, bereksperimen, dan menyimpulkan data yang telah ada. Salah satu sumber belajar yang dapatdimanfaatkan adalah laboratorium.Laboratorium merupakan salah satu infrastruktur di sekolah dan Perguruan Tinggi yangmendukung kegiatan belajar mengajar dan perkuliahan, seperti bidang ilmu bahasa dan ilmu pengetahuan alam (fisika, biologi, dan kimia) di sekolah dan dalam bidang sains diPerguruan Tinggi. Dengan adanya laboratorium kita bisa melakukan pembuktian antara teoriyang didapatkan dengan realita yang sebenarnya.Banyak fungsi dan manfaat yang dapat diambil dari penggunaan laboratorium. Olehkarena itu untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untukkelancaran proses belajar melajar mengajar dan perkuliahan.
B.       TUJUAN PENULISAN
1.    Mengetahui dan memahami apa itu laboratorium
2.    Mengetahui dan memahami manajemen laboratorium
3.    Mengetahui dan memahami sarana dan prasarana laboratorium

C.       RUMUSAN MASALAH
1.      Apa itu laboratorium
2.      Apa itu pengelolaan laboratorium
3.      Apa saja kah sarana dan prasarana laboratorium

D.  MAMFAAT PENULISAN
       Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak yang membacanya umumnya dan khususnya kepada pelajar untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang pengelolaan laboratorium.



BAB II PEMBAHASAN
A.   Laboratorium
   Laboratorium adalah tempat yang digunakan orang untuk menyiapkan sesuatu atau melakukan kegiatan ilmiah”. (Subiyanto 1988). Laboratorium adalah suatu tempat untuk memberikan kepastian atau menguatkan informasi, menentukan hubungan sebab akibat, menunjukkan gejala, memverivikasi (konsep, teori, hukum, rumus) mengembangkan keterampilan proses, membantu siswa belajar menggunakan metoda ilmiah dalam memecahkan masalah dan untuk melaksanakan penelitian” (Pella 1969).
   Laboratorium berfungsi sebagai sumber belajar dan mengajar, sebagai metode pengamatan dan metode percobaan, sebagai prasarana pendidikan atau sebagai wadah dalam proses belajar mengajar.

B.   Manajemen laboratorium
   Manajemen laboratorium disebut juga pengelolaan laboratorium berasal dari kata laboratory management . Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya(resources) secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal. Luther M. Gullick
menyatakan fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah perencanaan (planning) , pengorganisasian (organizing ), pengadaan tenaga kerja (staffing), pemberian bimbingan (directing ), pengkoordinasia(coordinating), pelaporan (reporting), dan penganggaran (budgeting) dengan akronim yang terkenal POSDCoRB. Berarti pengelolaan laboratorium menyangkut beberapa aspek yaitu perencanaan, penataan, pengadministrasian, pengamanan, perawatan, dan pengawasan. Secara garis besar  pengelolaan laboratorium tersebut berkaitan dengan pengelola dan pengguna (personel), fasilitas laboratorium "bangunan, peralatan umum laboratorium, alat-alat laboratorium (equipments), bahan kimia (chemicals), dan aktifitas yang dilaksanakan di laboratorium.
Tugas-tugas personel pengelolaan laboratorium
1. Kepala Laboratorium
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan pendayagunaan laboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan pengadaan alat dan bahan laboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan rehabilitasi gedung dan perlengkapanlaboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan pengadaan literatur laboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan sistem pengadministrasian sarana dan prasarana laboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan pembinaan personil pengelola laboratorium,
·         Merencanakan dan mengkoordinasikan penga'asan laboratorium,
·         Melaporkan keadaan nyata laboratorium dan personil kepada pimpinan lembaga.
2. Asisten Laboratorium
·         Mengusulkan jadwal waktu penggunaan laboratorium kepada (ketua Laboratorium,
·         enyusun dan menggandakan penuntun praktikum atau rencana penelitian,
·         elaporkan kebutuhan alat dan bahan praktikum kepada (etua laboratorium,
·         embina kemampuan asisten penga'as praktikum!penelitian,
·         engujicoba eksperimen yang akan digunakan dalam pembelajaran ataumerencanakan usulan penelitian,
·         Menyiapkan alat dan bahan untuk pelaksanaan praktikum yang dibantu teknisi dananalis,
·         Membimbing pelaksanaan eksperimen,
·         Memeriksa laporan praktikum,
·         Menyimpan alat dan bahan yang telah digunakan,
·         Menilai kinerja praktikan (yang melakukan praktikum).

C.   Sarana dan prasarana laboratorium
Ø  Laboratorium fisika
a. Laboratorium Fisika Sekolah Menurut Permendiknas
      Menurut Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasaran, ruang laboratorium Fisika sekolah harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a.       Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran fisika secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
b.      Ruang laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
c.       Rasio minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium fisika minimum 5 m.
d.      Memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
e.       Ruang laboratorium fisika dilengkapi sarana

b. Jenis-jenis sarana laboratorium Fisika:
      Penataan dan penyimpanan alat-alat laboratorium sangat perlu memperhatikan karakteristik dan spesifikasinya, baik untuk alasan keamanan alat, kemudahan pencarian dan pemeriksaan, perawatan, ataupun sekedar kerapihan penyimpanan. Oleh karena itu alat-alat laboratorium perlu dikelompokkan berdasarkan kriteria yang sesuai. Kriteria klasifikasi alat-alat laboratrorium antara lain adalah bahan utama pembuatan, massa, bentuk dan volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp fisika, fungsi atau kegunaan.
      Berdasarkan Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasaran, jenis-jenis sarana laboratorium Fisika sekolah antara lain sebagai berikut.
Jenis
Rasio
Deskripsi
Perabot
kursi
1 buah/ siswa + 1 buah/guru
Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan
Meja kerja
1 buah/7 peserta
Didik
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk menampung kegiatan peserta didik secara berkelompok
maksimum 7 orang.
Meja demonstrasi
Meja demonstrasi
Kuat, stabil, dan aman. Luas meja memungkinkan
untuk melakukan demonstrasi dan menampung peralatan dan bahan yang diperlukan. Tinggi meja memungkinkan
seluruh peserta didik dapat mengamati percobaan
Meja persiapan
1 buah/lab
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
menyiapkan materi percobaan.
Lemari alat
1 buah/lab
Kuat, stabil, dan aman. Tertutup dan dapat dikunci.
Ukuran memadai untuk menampung semua alat.
Lemari bahan
1 buah/lab
Kuat, stabil, dan aman. Tertutup dan dapat dikunci. Ukuran memadai untuk menampung semua bahan dan tidak mudah berkarat.
Bak cuci
1/ 2 kelompok + 1 di ruang persiapan
Tersedia air bersih dalam jumlah memadai.   
Peralatan pendidikan
Bahan dan Alat Ukur Dasar
Mistar
6 buah/lab
Panjang minimum 50 cm, skala terkecil 1 mm.
Rolmeter
6 buah/lab
Panjang minimum 10 m, skala terkecil 1 mm.
Jangka sorong
6 buah/lab
Ketelitian 0,1 mm.
Mikrometer
6 buah/lab
Ketelitian 0,01 mm.
Kubus massa sama
6 set/lab
Massa 100 g (2%), 4 jenis bahan.
Silinder massa sama
6 set/lab
Massa 100 g (2%) 4 jenis bahan.
Plat
6 set/lab
Terdapat kail penggantung, bahan logam 4 jenis.
Beban bercelah
10 buah/lab
Massa antara 5-20 g, min 2 nilai massa, terdapat fasilitas pengait.
Neraca
1 buah/lab
Ketelitian 10 mg.
Pegas
6 buah/lab
Bahan baja pegas, minimum 3 jenis.
Dinamometer
(pegas presisi)
6 buah/lab
Ketelitian 0,1 N/cm.
Gelas ukur
6 buah/lab
Bahan borosilikat. Volume antara 100-1000 ml.
Stopwatch
6 buah/lab
Ketelitian 0,2 detik.
Termometer
6 buah/lab
Tersedia benang penggantung. Batas ukur 10-110 oC.
Gelas Beaker
6 buah/lab
Bahan borosilikat. Volume antara 100-1000 ml, terdapat tiga variasi volume.
Garputala
6 buah/lab
Bahan baja. Minimum 3 variasi frekuensi.
Multimeter AC/DC 10 kilo ohm/volt
6 buah/lab
Dapat mengukur V, I, dan R. Batas ukur arus min 100 mA-5 A. Batas min  ukur tegangan untuk DC 100 mV-50 V. Batas min  ukur tegangan untuk AC 0-250 V.
Kotak potensiometer
6 buah/lab
Disipasi maksimum 5 watt. Ukuran hambatan 50 Ohm.
Osiloskop
1 set/lab
Batas ukur 20 MHz,dua kanal, beroperasi X-Y, tegangan masukan 220 volt, dilengkapi probe intensitas, tersedia buku petunjuk.
Generator frekuensi
6 buah/lab
Frekuensi luaran dapat diatur dalam rentang audio.
Min 4 jenis bentuk gelombang dengan catu daya 220 volt. Mampu menggerakkan speaker daya 10 watt.
Pengeras suara
6 buah/lab
Tegangan masukan 220 V, daya max keluaran 10 W.
Kabel penghubung
1 set/lab
Panjang min 50 cm, dilengkapi plug diameter 4 mm.
Terdapat 3 jenis warna: hitam, merah dan putih,
masing-masing 12 buah.
Komponen elektronika
1 set/lab
Hambatan tetap antara1 Ohm - 1 M Ohm, disipasi 0,5 W masing-masing 30 buah, mencakup LDR, NTC,
LED, transistor dan lampu neon masing-masing min 3
Catu daya
6 buah/lab
Tegangan masukan 220 V, dilengkapi pengaman,
tegangan keluaran antara 3-12 V, min ada 3 variasi tegangan keluaran.
Transformator
6 buah/lab
Teras inti dapat dibuka. Banyak lilitan antara
100-1000. Banyak lilitan minimum ada 2 nilai.
Alat Percobaan:
Percobaan Atwood atau
Percobaan Kereta dan Pewaktu ketik
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB. Min 3 kombinasi nilai massa beban.
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB danGLBB. Lengkap dengan pita perekam.
Percobaan Papan Luncur
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data gerak benda pada bidang miring. Kemiringan papan dapat diubah, lengkap dengan katrol dan balok. Min dengan3 nilai koefisien gesekan.
Percobaan Ayunan
Sederhana atau
Percobaan Getaran pada
Pegas
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena ayunan dan memberikan data pada pengukuran percepatan gravitasi. Min dengan tiga nilai panjang ayunan dan tiga nilai massa beban.
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena getaran dan memberikan data pada pengukuran gravitasi. Min dengan 3 nilai konstanta pegas dan 3 nilai massa beban.
Percobaan Hooke
6 set/lab
Mampu memberikan data untuk membuktikan hukum Hooke dan menentukan min 3 nilai konstanta pegas.
Percobaan Kalorimetri
6 set/lab
Mampu memberikan data untuk membuktikan hukum kekekalan energi panas serta menentukan kapasitas panas kalorimeter dan kalor jenis min 3 jenis logam. Lengkap dengan pemanas, bejana dan kaki 3, jaket isolator, pengaduk dan termometer.
Percobaan Bejana
Berhubungan
6 set/lab
Mampu memberikan data untuk membuktikan hukum fluida statik dan dinamik.
Percobaan Optik
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena sifat bayangan dan memberikan data tentang keteraturan hubungan jarak benda, jarak bayangan dan jarak focus cermin cekung, cermin cembung, lensa cekung, dan lensa cembung. Masing-masing min dengan 3 nilai jarak fokus.
Percobaan Resonansi
Bunyi atau
Percobaan Sonometer
6 set/lab
Mampu menunjukkan fenomena resonansi dan memberikan data kuantisasi panjang gelombang, min untuk 3 nilai frekuensi.
6 set/lab
Mampu memberikan data hubungan antara f suatu dawai dengan tegangannya, min 3 jenis dawai dan 3 tegangan
Percobaan Hukum Ohm
6 set/lab
Mampu memberikan data keteraturan hubungan antara
arus dan tegangan minimum untuk 3 nilai hambatan.
Manual percobaan
6 buah/
percobaan
Media Pendidikan
Papan tulis
1 buah/lab
Ukuran min 90 cm x 200 cm. Ditempatkan pada posisi yang memungkinkan seluruh siswa melihat dengan jelas.
Perlengkapan Lain
Kotak kontak
9 buah/lab
1 di tiap meja siswa, 2 di meja demo, 2 di ruang persiapan.
Alat pemadam kebakaran
1 buah/lab
Mudah dioperasikan.
Mudah dioperasikan.
1 buah/lab
Terdiri dari kotak P3K dan isinya tidak kadaluarsa termasuk obat P3K untuk luka bakar dan luka terbuka.
Tempat sampah
1 buah/lab
Jam dinding
1 buah/lab

Ø  komputer
a. prasarana
·         Ruang laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
·         Ruang laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombonganbelajar yang bekerja dalam kelompok @ 2 orang.
·         Rasio minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium komputer 30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium komputer 5 m.

B. sarana
No
jenis
rasio
deskripsi
1
perabot


1.1
Kursi peserta
didik
1 buah/peserta
didik
Kuat, stabil, dan mudah dipindahkan oleh
peserta didik.
Ukuran memadai untuk duduk dengan
nyaman.
Desain dudukan dan sandaran membuat
peserta didik nyaman belajar.
1.2
Meja
1 buah/2 peserta
Didik
Kuat dan stabil.
Ukuran memadai untuk menampung 1
unit komputer dan peserta didik bekerja
berdua.
Jika CPU diletakkan di bawah meja,
maka harus mempunyai dudukan
minimum setinggi 15 cm.
Kaki peserta didik dapat masuk ke bawah
meja dengan nyaman.
1.3
Kursi guru
1 buah/guru
Kuat, stabil, dan mudah dipindahkan.
Ukuran kursi memadai untuk duduk
dengan nyaman.
1.4
Meja guru
1 buah/guru
Kuat, stabil, dan mudah dipindahkan.
Ukuran memadai untuk bekerja dengan
nyaman.
2
Peralatan
Pendidikan


2.1
Komputer
1 unit/2 peserta
didik,
ditambah 1 unit
untuk guru
Mendukung penggunaan multimedia.
Ukuran monitor minimum 15”.
2.2
Printer
1 unit/lab

2.3
Scanner
1 unit/lab

2.4
Titik akses
Internet
1 titik/lab
Berupa saluran telepon atau nirkabel.
2.5
LAN
Sesuai banyak
komputer
Dapat berfungsi dengan baik.
2.6
Stabilizer
Sesuai banyak
komputer

Setiap komputer terhubung dengan
stabilizer.

2.7
7 Modul praktek
1 set/komputer
Terdiri dari sistem operasi, pengolah kata,
pengolah angka, dan pengolah gambar.
3
Media
Pendidikan



3.1
Papan tulis
1 buah/lab Ukuran minimum 90 cm x 200 cm.
Ditempatkan pada posisi yang
memungkinkan seluruh peserta didik
melihatnya dengan jelas.

4
Perlengkapan
Lain



4.1
Soket listrik
Sesuai banyak
komputer


4.2
Tempat sampah
1 buah/lab

4.3
Jam dinding
1 buah/lab























BAB III PENUTUP
a. kesimpulan
      Manajemen laboratorium disebut juga pengelolaan laboratorium berasal dari kata laboratory management . Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya (resources) secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal.

b. saran
   Penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca, dan dapat memakhlumi jika masih banyak terdapat kekurangan di dalam makalah ini. Jadiharapan penulis sendiri jika ada kesalahan dalam penulisan atau kalimat-kalimatdalam makalah yang kurang berkenan, kedepannya dapat dibenahi dengan yanglebih baik lagi. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan berguna kedepan.

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR I TRANSISTOR SEBAGAI PENGUAT TEGANGAN -Aminatussaadah

  I.                    JUDUL            : TRANSISTOR SEBAGAI PENGUAT TEGANGAN II.                 TUJUAN 1.       Setelah melakukan pra...