Makalah
Pengelolaan
Laboratorium

Disusun oleh :
M. AL FADHIL
AMINATUSSA’ADAH
FARADILLA
HANDAYANI
NABILA EKA
WIJAYA
Dosen
mata kuliah :
Wawan
Kurniawan, S.Si., M.Cs
Mata
kuliah : PENGELOLAAN LABORATORIUM
FKIP-PEND.FISIKA
UNIVERSITAS JAMBI Tahun 2018
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
karena denga rahmat-Nya, saya sebagai penyusun dapat menyelesaikan pembuatan
Karya Tulis Sederhana ini dengan baik untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah pengelolaan laboratorium. Kami berharap makalah ini dapat menambah
pengetahuan tentang pengelolaan laboratorium khususnya tentang pengelolaan
laboratorium fisika dan komputer.
Penyusun menyadari masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan dalam
menyusun makalah ini. Karena itu, kami mengharapkan kritikan dan saran dari
pembaca untuk meningkatkan kemampuan penyusun dalam membuat makalah.
Penyusun,
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………
1
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………….
. 2
DAFTAR ISI………………………………………………………………….………………….
3
BAB I
PENDAHULUAN……………………………………………………………….... …4
Latar Belakang…………………………………………………………………………...............
4
Rumusan Masalah………………………………………………………………………............. 4
Tujuan
Pembahasan.......................................................................................................................
4
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………………...
5
Laboratorium……………………………………………………………………………………..
5
Pengelolaan Laboratorium…………....………………………………………………………….
5
Sarana dan Prasarana Laboratorium.................................……………………………………….
6
BAB III PENUTUP……………………………………………...................................
…. 15
BAB
I PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Dalam sistem pendidikan
sekarang, peserta didik dipacu dan dilatih untukmengembangkan ketrampilan
ilmiah seperti mencari, mengumpulkan, mengamati, bereksperimen, dan
menyimpulkan data yang telah ada. Salah satu sumber belajar yang
dapatdimanfaatkan adalah laboratorium.Laboratorium merupakan salah satu
infrastruktur di sekolah dan Perguruan Tinggi yangmendukung kegiatan belajar
mengajar dan perkuliahan, seperti bidang ilmu bahasa dan ilmu pengetahuan alam
(fisika, biologi, dan kimia) di sekolah dan dalam bidang sains diPerguruan
Tinggi. Dengan adanya laboratorium kita bisa melakukan pembuktian antara
teoriyang didapatkan dengan realita yang sebenarnya.Banyak fungsi dan manfaat
yang dapat diambil dari penggunaan laboratorium. Olehkarena itu untuk
mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untukkelancaran
proses belajar melajar mengajar dan perkuliahan.
B. TUJUAN
PENULISAN
1. Mengetahui dan
memahami apa itu laboratorium
2. Mengetahui dan
memahami manajemen laboratorium
3. Mengetahui dan
memahami sarana dan prasarana laboratorium
C. RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
itu laboratorium
2. Apa
itu pengelolaan laboratorium
3. Apa
saja kah sarana dan prasarana laboratorium
D. MAMFAAT PENULISAN
Hasil
dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak yang
membacanya umumnya dan khususnya kepada pelajar untuk menambah wawasan dan pemahaman
tentang pengelolaan laboratorium.
BAB
II PEMBAHASAN
A. Laboratorium
Laboratorium
adalah tempat yang digunakan orang untuk menyiapkan sesuatu atau melakukan
kegiatan ilmiah”. (Subiyanto 1988). Laboratorium adalah suatu tempat untuk
memberikan kepastian atau menguatkan informasi, menentukan hubungan sebab
akibat, menunjukkan gejala, memverivikasi (konsep, teori, hukum, rumus)
mengembangkan keterampilan proses, membantu siswa belajar menggunakan metoda
ilmiah dalam memecahkan masalah dan untuk melaksanakan penelitian” (Pella
1969).
Laboratorium berfungsi sebagai sumber
belajar dan mengajar, sebagai metode pengamatan dan metode percobaan, sebagai
prasarana pendidikan atau sebagai wadah dalam proses belajar mengajar.
B. Manajemen laboratorium
Manajemen laboratorium disebut juga
pengelolaan laboratorium berasal dari kata laboratory management . Pengelolaan
merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya(resources) secara efektif dan
efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal. Luther M.
Gullick
menyatakan
fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah perencanaan (planning) ,
pengorganisasian (organizing ), pengadaan tenaga kerja (staffing), pemberian
bimbingan (directing ), pengkoordinasia(coordinating), pelaporan (reporting),
dan penganggaran (budgeting) dengan akronim yang terkenal POSDCoRB. Berarti
pengelolaan laboratorium menyangkut beberapa aspek yaitu perencanaan, penataan,
pengadministrasian, pengamanan, perawatan, dan pengawasan. Secara garis
besar pengelolaan laboratorium tersebut
berkaitan dengan pengelola dan pengguna (personel), fasilitas laboratorium
"bangunan, peralatan umum laboratorium, alat-alat laboratorium (equipments),
bahan kimia (chemicals), dan aktifitas yang dilaksanakan di laboratorium.
Tugas-tugas
personel pengelolaan laboratorium
1.
Kepala Laboratorium
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
pendayagunaan laboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
pengadaan alat dan bahan laboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
rehabilitasi gedung dan perlengkapanlaboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
pengadaan literatur laboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
sistem pengadministrasian sarana dan prasarana laboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
pembinaan personil pengelola laboratorium,
·
Merencanakan dan mengkoordinasikan
penga'asan laboratorium,
·
Melaporkan keadaan nyata laboratorium
dan personil kepada pimpinan lembaga.
2.
Asisten Laboratorium
·
Mengusulkan jadwal waktu penggunaan laboratorium
kepada (ketua Laboratorium,
·
enyusun dan menggandakan penuntun
praktikum atau rencana penelitian,
·
elaporkan kebutuhan alat dan
bahan praktikum kepada (etua laboratorium,
·
embina kemampuan asisten
penga'as praktikum!penelitian,
·
engujicoba eksperimen yang akan digunakan dalam pembelajaran ataumerencanakan
usulan penelitian,
·
Menyiapkan alat dan bahan untuk
pelaksanaan praktikum yang dibantu teknisi dananalis,
·
Membimbing pelaksanaan eksperimen,
·
Memeriksa laporan praktikum,
·
Menyimpan alat dan bahan yang telah
digunakan,
·
Menilai kinerja praktikan (yang melakukan
praktikum).
C. Sarana dan prasarana laboratorium
Ø Laboratorium
fisika
a. Laboratorium Fisika Sekolah
Menurut Permendiknas
Menurut
Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasaran, ruang
laboratorium Fisika sekolah harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Berfungsi
sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran fisika secara praktek yang
memerlukan peralatan khusus.
b. Ruang
laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
c. Rasio
minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk
rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang
laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan
persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium fisika minimum 5 m.
d. Memiliki
fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan
mengamati obyek percobaan.
e. Ruang
laboratorium fisika dilengkapi sarana
b. Jenis-jenis sarana
laboratorium Fisika:
Penataan
dan penyimpanan alat-alat laboratorium sangat perlu memperhatikan karakteristik
dan spesifikasinya, baik untuk alasan keamanan alat, kemudahan pencarian dan
pemeriksaan, perawatan, ataupun sekedar kerapihan penyimpanan. Oleh karena itu
alat-alat laboratorium perlu dikelompokkan berdasarkan kriteria yang sesuai.
Kriteria klasifikasi alat-alat laboratrorium antara lain adalah bahan utama
pembuatan, massa, bentuk dan volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp
fisika, fungsi atau kegunaan.
Berdasarkan
Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasaran, jenis-jenis
sarana laboratorium Fisika sekolah antara lain sebagai berikut.
|
Jenis
|
Rasio
|
Deskripsi
|
|
Perabot
|
||
|
kursi
|
1 buah/ siswa + 1 buah/guru
|
Kuat, stabil, aman, dan mudah
dipindahkan
|
|
Meja kerja
|
1 buah/7 peserta
Didik
|
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran
memadai untuk menampung kegiatan peserta didik secara berkelompok
maksimum 7 orang.
|
|
Meja demonstrasi
|
Meja demonstrasi
|
Kuat, stabil, dan aman. Luas
meja memungkinkan
untuk melakukan demonstrasi dan
menampung peralatan dan bahan yang diperlukan. Tinggi meja memungkinkan
seluruh peserta didik dapat
mengamati percobaan
|
|
Meja persiapan
|
1 buah/lab
|
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran
memadai untuk
menyiapkan materi percobaan.
|
|
Lemari alat
|
1 buah/lab
|
Kuat, stabil, dan aman. Tertutup
dan dapat dikunci.
Ukuran memadai untuk menampung
semua alat.
|
|
Lemari bahan
|
1 buah/lab
|
Kuat, stabil, dan aman. Tertutup
dan dapat dikunci. Ukuran memadai untuk menampung semua bahan dan tidak mudah
berkarat.
|
|
Bak cuci
|
1/ 2 kelompok + 1 di ruang
persiapan
|
Tersedia air bersih dalam jumlah
memadai.
|
|
Peralatan pendidikan
|
||
|
Bahan dan Alat Ukur Dasar
|
||
|
Mistar
|
6 buah/lab
|
Panjang minimum 50 cm, skala
terkecil 1 mm.
|
|
Rolmeter
|
6 buah/lab
|
Panjang minimum 10 m, skala terkecil
1 mm.
|
|
Jangka sorong
|
6 buah/lab
|
Ketelitian 0,1 mm.
|
|
Mikrometer
|
6 buah/lab
|
Ketelitian 0,01 mm.
|
|
Kubus massa sama
|
6 set/lab
|
Massa 100 g (2%), 4 jenis bahan.
|
|
Silinder massa sama
|
6 set/lab
|
Massa 100 g (2%) 4 jenis bahan.
|
|
Plat
|
6 set/lab
|
Terdapat kail penggantung, bahan
logam 4 jenis.
|
|
Beban bercelah
|
10 buah/lab
|
Massa antara 5-20 g, min 2 nilai
massa, terdapat fasilitas pengait.
|
|
Neraca
|
1 buah/lab
|
Ketelitian 10 mg.
|
|
Pegas
|
6 buah/lab
|
Bahan baja pegas, minimum 3
jenis.
|
|
Dinamometer
(pegas presisi)
|
6 buah/lab
|
Ketelitian 0,1 N/cm.
|
|
Gelas ukur
|
6 buah/lab
|
Bahan borosilikat. Volume antara
100-1000 ml.
|
|
Stopwatch
|
6 buah/lab
|
Ketelitian 0,2 detik.
|
|
Termometer
|
6 buah/lab
|
Tersedia benang penggantung.
Batas ukur 10-110 oC.
|
|
Gelas Beaker
|
6 buah/lab
|
Bahan borosilikat. Volume antara
100-1000 ml, terdapat tiga variasi volume.
|
|
Garputala
|
6 buah/lab
|
Bahan baja. Minimum 3 variasi
frekuensi.
|
|
Multimeter AC/DC 10 kilo
ohm/volt
|
6 buah/lab
|
Dapat mengukur V, I, dan R.
Batas ukur arus min 100 mA-5 A. Batas min ukur tegangan untuk DC
100 mV-50 V. Batas min ukur tegangan untuk AC 0-250 V.
|
|
Kotak potensiometer
|
6 buah/lab
|
Disipasi maksimum 5 watt. Ukuran
hambatan 50 Ohm.
|
|
Osiloskop
|
1 set/lab
|
Batas ukur 20 MHz,dua kanal,
beroperasi X-Y, tegangan masukan 220 volt, dilengkapi probe intensitas,
tersedia buku petunjuk.
|
|
Generator frekuensi
|
6 buah/lab
|
Frekuensi luaran dapat diatur
dalam rentang audio.
Min 4 jenis bentuk gelombang
dengan catu daya 220 volt. Mampu menggerakkan speaker daya 10 watt.
|
|
Pengeras suara
|
6 buah/lab
|
Tegangan masukan 220 V, daya max
keluaran 10 W.
|
|
Kabel penghubung
|
1 set/lab
|
Panjang min 50 cm, dilengkapi
plug diameter 4 mm.
Terdapat 3 jenis warna: hitam,
merah dan putih,
masing-masing 12 buah.
|
|
Komponen elektronika
|
1 set/lab
|
Hambatan tetap antara1 Ohm - 1 M
Ohm, disipasi 0,5 W masing-masing 30 buah, mencakup LDR, NTC,
LED, transistor dan lampu neon
masing-masing min 3
|
|
Catu daya
|
6 buah/lab
|
Tegangan masukan 220 V,
dilengkapi pengaman,
tegangan keluaran antara 3-12 V,
min ada 3 variasi tegangan keluaran.
|
|
Transformator
|
6 buah/lab
|
Teras inti dapat dibuka. Banyak
lilitan antara
100-1000. Banyak lilitan minimum
ada 2 nilai.
|
|
Alat Percobaan:
|
||
|
Percobaan Atwood atau
Percobaan Kereta dan Pewaktu
ketik
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena dan
memberikan data GLB dan GLBB. Min 3 kombinasi nilai massa beban.
|
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena dan
memberikan data GLB danGLBB. Lengkap dengan pita perekam.
|
|
|
Percobaan Papan Luncur
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena dan
memberikan data gerak benda pada bidang miring. Kemiringan papan dapat
diubah, lengkap dengan katrol dan balok. Min dengan3 nilai koefisien gesekan.
|
|
Percobaan Ayunan
Sederhana atau
Percobaan Getaran pada
Pegas
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena
ayunan dan memberikan data pada pengukuran percepatan gravitasi. Min dengan
tiga nilai panjang ayunan dan tiga nilai massa beban.
|
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena
getaran dan memberikan data pada pengukuran gravitasi. Min dengan 3 nilai
konstanta pegas dan 3 nilai massa beban.
|
|
|
Percobaan Hooke
|
6 set/lab
|
Mampu memberikan data untuk
membuktikan hukum Hooke dan menentukan min 3 nilai konstanta pegas.
|
|
Percobaan Kalorimetri
|
6 set/lab
|
Mampu memberikan data untuk
membuktikan hukum kekekalan energi panas serta menentukan kapasitas panas
kalorimeter dan kalor jenis min 3 jenis logam. Lengkap dengan pemanas, bejana
dan kaki 3, jaket isolator, pengaduk dan termometer.
|
|
Percobaan Bejana
Berhubungan
|
6 set/lab
|
Mampu memberikan data untuk
membuktikan hukum fluida statik dan dinamik.
|
|
Percobaan Optik
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena sifat
bayangan dan memberikan data tentang keteraturan hubungan jarak benda, jarak
bayangan dan jarak focus cermin cekung, cermin cembung, lensa cekung, dan
lensa cembung. Masing-masing min dengan 3 nilai jarak fokus.
|
|
Percobaan Resonansi
Bunyi atau
Percobaan Sonometer
|
6 set/lab
|
Mampu menunjukkan fenomena
resonansi dan memberikan data kuantisasi panjang gelombang, min untuk 3 nilai
frekuensi.
|
|
6 set/lab
|
Mampu memberikan data hubungan
antara f suatu dawai dengan tegangannya, min 3 jenis dawai
dan 3 tegangan
|
|
|
Percobaan Hukum Ohm
|
6 set/lab
|
Mampu memberikan data
keteraturan hubungan antara
arus dan tegangan minimum untuk
3 nilai hambatan.
|
|
Manual percobaan
|
6 buah/
percobaan
|
|
|
Media Pendidikan
|
||
|
Papan tulis
|
1 buah/lab
|
Ukuran min 90 cm x 200 cm.
Ditempatkan pada posisi yang memungkinkan seluruh siswa melihat dengan jelas.
|
|
Perlengkapan Lain
|
||
|
Kotak kontak
|
9 buah/lab
|
1 di tiap meja siswa, 2 di meja
demo, 2 di ruang persiapan.
|
|
Alat pemadam kebakaran
|
1 buah/lab
|
Mudah dioperasikan.
|
|
Mudah dioperasikan.
|
1 buah/lab
|
Terdiri dari kotak P3K dan
isinya tidak kadaluarsa termasuk obat P3K untuk luka bakar dan luka terbuka.
|
|
Tempat sampah
|
1 buah/lab
|
|
|
Jam dinding
|
1 buah/lab
|
|
Ø komputer
a.
prasarana
·
Ruang
laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam
bidang teknologi informasi dan komunikasi.
·
Ruang
laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombonganbelajar yang
bekerja dalam kelompok @ 2 orang.
·
Rasio
minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik.
Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum
ruang laboratorium komputer 30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium komputer
5 m.
B.
sarana
|
No
|
jenis
|
rasio
|
deskripsi
|
|
1
|
perabot
|
|
|
|
1.1
|
Kursi peserta
didik
|
1 buah/peserta
didik
|
Kuat, stabil,
dan mudah dipindahkan oleh
peserta didik.
Ukuran memadai
untuk duduk dengan
nyaman.
Desain dudukan
dan sandaran membuat
peserta didik
nyaman belajar.
|
|
1.2
|
Meja
|
1 buah/2
peserta
Didik
|
Kuat dan
stabil.
Ukuran memadai
untuk menampung 1
unit komputer
dan peserta didik bekerja
berdua.
Jika CPU
diletakkan di bawah meja,
maka harus
mempunyai dudukan
minimum
setinggi 15 cm.
Kaki peserta
didik dapat masuk ke bawah
meja dengan
nyaman.
|
|
1.3
|
Kursi
guru
|
1
buah/guru
|
Kuat, stabil,
dan mudah dipindahkan.
Ukuran kursi
memadai untuk duduk
dengan nyaman.
|
|
1.4
|
Meja
guru
|
1
buah/guru
|
Kuat, stabil,
dan mudah dipindahkan.
Ukuran memadai
untuk bekerja dengan
nyaman.
|
|
2
|
Peralatan
Pendidikan
|
|
|
|
2.1
|
Komputer
|
1 unit/2
peserta
didik,
ditambah 1
unit
untuk guru
|
Mendukung
penggunaan multimedia.
Ukuran monitor
minimum 15”.
|
|
2.2
|
Printer
|
1
unit/lab
|
|
|
2.3
|
Scanner
|
1
unit/lab
|
|
|
2.4
|
Titik akses
Internet
|
1
titik/lab
|
Berupa
saluran telepon atau nirkabel.
|
|
2.5
|
LAN
|
Sesuai banyak
komputer
|
Dapat
berfungsi dengan baik.
|
|
2.6
|
Stabilizer
|
Sesuai banyak
komputer
|
Setiap
komputer terhubung dengan
stabilizer.
|
|
2.7
|
7
Modul praktek
|
1
set/komputer
|
Terdiri dari
sistem operasi, pengolah kata,
pengolah
angka, dan pengolah gambar.
|
|
3
|
Media
Pendidikan
|
|
|
|
3.1
|
Papan
tulis
|
1
buah/lab Ukuran minimum 90 cm x 200 cm.
|
Ditempatkan
pada posisi yang
memungkinkan
seluruh peserta didik
melihatnya
dengan jelas.
|
|
4
|
Perlengkapan
Lain
|
|
|
|
4.1
|
Soket
listrik
|
Sesuai banyak
komputer
|
|
|
4.2
|
Tempat
sampah
|
1
buah/lab
|
|
|
4.3
|
Jam
dinding
|
1
buah/lab
|
|
BAB
III PENUTUP
a. kesimpulan
Manajemen laboratorium disebut
juga pengelolaan laboratorium berasal dari kata laboratory management .
Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya (resources) secara
efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal.
b. saran
Penulis
berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca, dan dapat memakhlumi jika
masih banyak terdapat kekurangan di dalam makalah ini. Jadiharapan penulis
sendiri jika ada kesalahan dalam penulisan atau kalimat-kalimatdalam makalah
yang kurang berkenan, kedepannya dapat dibenahi dengan yanglebih baik lagi.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan berguna kedepan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar